Hukum-Hukum
(Muharramat)
Bagi Wanita Haid

Hal-hal yang diharamkan selama masa haid

Tekan tombol Panah atau tombol di bawah untuk navigasi

1. Salat & Sujud

  • • Salat: Tidak boleh dilakukan (Fardhu/Sunnah). Jika yakin ada darah setelah salat, maka salat batal.
  • • Sujud Tilawah & Syukur: Dilarang karena syaratnya sama dengan salat (harus suci dari hadas).

2. Tawaf di Baitullah

Disyaratkan suci dari hadas untuk melakukan Tawaf.

*Rukun haji lain (Sai, Wukuf, Lempar Jumrah) tetap diperbolehkan.

3. Memegang Mushaf

Dilarang:

Memegang Mushaf secara langsung.

Boleh:

Memegang kitab tafsir atau menggunakan pembatas (kain/kertas).

4. Membaca Al-Qur'an

Haram jika diniatkan membaca Al-Qur'an.

Pengecualian (Boleh):

  • Membaca dalam hati (tanpa suara).
  • Niat Berdzikir (contoh: Innalillahi).
  • Niat Mengajar (Ta'lim) atau menghafal agar tidak lupa.

5. I'tikaf & Hubungan Suami Istri

  • 1
    Berdiam diri di Masjid: Haram menurut mayoritas mazhab. Melewati masjid boleh asal tidak mengotori.
  • 2
    Hubungan Suami Istri: Haram melalui kemaluan. Diperbolehkan menikmati selain di antara pusar dan lutut.

6. Puasa, Talak, & Mandi

• Puasa: Haram dilakukan & Wajib diqadha.

• Talak: Haram menjatuhkan cerai saat istri sedang haid.

• Mandi Besar: Tidak disunnahkan selama haid. Dilakukan setelah haid benar-benar berhenti.

1 / 7